Ada beberapa macam kabel yang biasa digunakan pada suatu jaringan komputer sebagai media penghantar. Pada sebuah network, media transmisi memegang peranan yang sangat penting. Karena informasi atau data akan di angkut melalui media transmisi.
Kabel yang biasa digunakan ada jaringan komputer biasanya terbuat dari bahan tembaga. Ada juga jenis kabel lain yang terbuat menggunakan bahan fiber optic atau serat optik.
Beberapa macam kabel yang dapat digunakan yaitu :
a.) Coaxial
Kabel coaxial terdiri dari atas konduktor, shield, isolator dalam, dan isolator luar. Kabel coaxial memiliki sebuah konduktor tembaga di pusatnya. Konduktor digunakan untuk jalur transmisi data. Lapisan plastik digunakan sebagai isolasi antara konduktor pusar dan shield di sekelilingnya. Shield berupa jalinan logam/metal memblokir berbagai interferensi elektromagnetik yang berasal dari luar.
Ada dua jenis kabel coaxial, yaitu thick coaxial cable yang mempunyai diameter besar (sekitar 9.5 mm) dan biasanya berwarna kuning. Kemudian thin coaxial cable mempunyai diameter yang lebih kecil (sekitar 5 mm) dan biasanya berwarna hitam.
b.) Twisted Pair
Kabel twisted Pair dibagi menjadi dua, yaitu :
- Unshield Twisted Pair (UTP)
- Shielded Twisted Pair (STP)
Shield pada STP terbuat dari bahan metal atau logam. Selain berfungsi sebagai peredam interferensi elektromagnetik, Shield ini juga berfungsi sebagai ground. Saat ini kabel UTP lebih populer untuk network. Kualitas kabel UTP pun bervariasi. Mulai dari Cat1 atau Catagory1, hingga Cat6 dan terus dikembangkan.
c.) Twinaxial
Jenis kabel berbahan tembaga lainnya yang relatif cukup baru adalah twinaxial atau twinax. Bisa dikatakan kabel ini merupakan gabungan antara twisted pair dan Coaxial. Dari luar tampak sepertu kabel coaxial, tapi di dalamnya seperti twisted pair.
d.) Fiber Optic
Fiber Optik (FO) merupakan jenis kabel yang terbuat dari sejenis bahan kaca atau plastik. Diameter sebuah FO sangat kecil, sekitar 120 mikrometer. FO diharapkan dapat mengatasi beberapa kelemahan kabel tembaga (coaxial, twisted pair). Kabel FO terdiri atas inti pusat berupa kaca tipis yang dapat digunakan untuk membawa informasi dalam bentuk cahaya. FO menstransmisikan cahaya dari LASER atau LED. FO lebih tahan tedapat interferensi listrik, sehingga cocok untuk digunakan pada lingkungan yang memiliki interferensi listrik sangat besar.
Kabel FO memiliki kemampuan menstransmisikan sinyal dengan kecepatan sangat tinggi dan jarak sangat jauh dibandingkan dengan coaxial dan twisted pair. FO juga mampu membawa informasi berukuran besar dengan tingkat keandalan yang tinggi. Sebuah FO dapat menjangkau jarak hingga 70 KM dengan kecepatan transmisi data hingga Gigabit per second atau 10 Gbps. Sehingga FO cocok digunakan untuk layanan video konferensi dan multimedia interaktif. Sebuah FO dapat menggantikan ratusan kabel coaxial. Hal ini menyebabkan FO lebih hemat ruangan.




0 comments:
Post a Comment